Ragam Antena Jaringan Wifi / Modem Beserta Fungsinya

antena

droid-romsRagam Antena Jaringan Wifi / Modem Beserta Fungsinya – Banyak macam antena jaringan an juga fungsinya. Antena menjadi sebuah alat yang dipakai untuk menyebar dan menerima gelombang elektronik. Dimana, alat ini digunakan dalam menangkap dan memancarkan sinyal WiFi yang jaraknya jauh, seperti antar gedung yang memungkinkan smartphone tidak bisa menangkap sinyal.

Antena jaringan dibagi menjadi beberapa macam. Dimana digolongkan ke dua jenis yaitu directional dan omnidirectional. Antena omni directional yaitu antena yang memiliki polarisasi ke segala arah. Hal ini berbeda dari directional yang hanya satu arah saja.

Untuk jelasnya simak Ragam Antena Jaringan Wifi / Modem Beserta Fungsinya berikut ini.

Macam Antena Jaringan Dan Fungsinya

Ada beberapa macam antena jaringan yang sering digunakan dalam lingkungan sehari-hari. Bagi yang ingin tahu, berikut ragam macamnya.

Antena Omni

Antena jaringan yang digunakan untuk mode pemancar karena jangkauan yang luas. Hal ini karena antena mempunyai 3 hingga 13 dBi. Antena yang menjadi antena yang sering dipakai untuk hotspot atau WiFi RT RW yang mempunyai dua frekuensi 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz. Karakteristiknya sebagai berikut:

  • Bentuk antena seperti tongkat
  • Memiliki polarisasi ke semua arah atau 360 derajat
  • Coverage yang luas tapi jangkauan pendek
  • Masuk ke tipe PTMP (Point to Multi Point)

Antena Sectoral

Antena sectoral memiliki kemiripan seperti antena omni. Yang membedakan hanya arah pancaran yang dihasilkannya. Jika antena omni punya polarisasi 360 derajat, berbeda dengan antena sectoral yang hanya 180 derajat saja. Antena jaringan ini mempunyai gain 10 hingga 19 dBi. Adapun kriterianya sebagai berikut:

  • Bentuknya sepert tabung
  • Polarisasi hanya ke arah tertentu saja, bisa 45 derajat dan juga bisa 180 derajat
  • Masuk ke tipe PTP (Potint to Point) atau PTMP

Antena Grid

Jenis antena jaringan ini dipakai untuk klien jarak jauh karena memakai teknologi PTP atau yang disebut Point to Point. Pemancar dan penerima jaringan memakai antena grid. Frekuensi yang dihasilkan di sini adalah 2,5 Ghjz hingga 5,8 Ghz yang mempunyai gain 27 dBi. Karakteristiknya sebagai berikut:

  • Antena mempunyai bentuk seperti jaring
  • Polarisasi ke satu arah yang sudah ditentukan
  • Paling sering diterapkan dengan antena yang sama, satu untuk pemancar dan satunya untuk penerima
  • Masuk ke tipe jaringan PTP

Baca juga: aplikasi-penguat-sinyal-wifi-android-anti-lelet

Antena Yagi

Antena yang terdiri dari tiga bagian, yaitu driven atau titik catu kabel, reflektor atau pemantul dan juga director atau pengarah. Antena ini memiliki gain 16 dBi. Antena jenis ini cocok untuk mode client yang langsung diarahkan ke pemancar, seperti seperti antena omni dan sectoral.

Antena ini mempunyai dua frekuensi yakni 5,8 Ghz dan juga 2,4 Ghz. Berikut karakteristik yang dimiliki antena yagi:

  • Antenanya memiliki bentuk yang persis seperti tulang ikan
  • Polarisasi ke arah tertentu atau hanya satu arah yang sudah ditentukan sebelumnya
  • Masuk ke tipe jaringan PTP

Antena Parabolik

Antena ini sama dengan antena grid. Namun jaringannya masih fokus karena di antara 18-28 dBi. Dari jangkauan jarak, antena jaringan ini memang lebih unggul jika dibanding antena grid.

Antena ini umumnya banyak digunakan untuk tipe jaringan point to point yang memiliki jarak jauh. Berikut karakteristik antena jaringan:

  • Bentuk antena mirip jaring
  • Polarisasi hanya ke satu arah yang telah ditentukan saja
  • Umumnya diterapkan untuk pemancar dan penerima jaringan
  • Tergolong tipe jaringan PTP

Baca juga: cara-menyembunyikan-ssid-wifi-indihome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *